banner 728x250

10 Karya leluhur Jambi, ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda

SPM Pro Nes-Fnews Jakarta

Gubernur Jambi, DR.H.Fachrori Umar,M.Hum menerima sertifikat Warisan Budaya Tak Benda 2019 dari Mendagri Tjahjo Kumolo pada acara Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2019, Selasa (8/10) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I di Istora Senayan Jakarta.

banner 400x130

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam kegiatan Pekan kebudayaan nasional 2019.

Gubernur Jambi, yang hadir pada saat itu, didampingi beberapa Bupati antara lain Bupati Muaro Jambi Hj.Masnah Bsro, bupati merangin Al Haris, bupati Tebo Sukandar, wabub batanghari Hj.Sofia, wabub Tebo Sahlan.

Pada malam tersebut, ditampilkan 3 karya budaya milik prov Jambi yg sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda yaitu Zikir berdah dari Muaro Jambi, Dideng dari Bungo  dan tari Nek Pung dari Tebo.

“Tentu saya merasa bangga, Ini merupakan tahun ke 3, Provinsi Jambi  mendapatkan anugerah penetapan Warisan Budaya Tak benda”, ujar Fachrori Umar, saat wawancara bersama SPM Pro News – FNews

Gubernur Jambi Dr.H.Fachrori Umar,M.Hum

Adapun hasil karya lelhur negeri Jambi yang mendapat penetapan Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019 ini adalah:

  1. Lubuk larangan (kearifan lokal masyarakat terhadap alam semesta) dari desa Lubuk Beringin kab Bungo
  2. Dideng (sastra lisan) dari desa Rantau Pandan kab Bungo
Sastra Dideng dari Bungo
  1. Betauh perentak (adat istiadat/Ritus dan perayaan masy) dari desa Perentak Pangkalan Jambu Kab Merangin
  2. Sungku (kemahiran /kerajinan tradisional) dari desa Perentak Pangkalan Jambu Kab Merangin
  3. Ayam Biring ( tari tradisi) dari desa Mandiangin kab Sarolangun
  4. Tapa Malenggang (sastra lisan) dari kab Batanghari
  5. Tkud ( kearifan lokal masyarakat terhadap alam semesta ) dari desa Danau Lamo Kab Muaro Jambi
  6. Zikir berdah Muaro Jambi dari desa Muaro Jambi kab Muaro Jambi
Zikir Berdah Kab. Muaro Jambi

9. Malam Tari Inai (upacara adat/Ritus dan perayaan) dari mas Melayu pesisir Kab tanjung Jabung Barat

10. Tari Nek Pung (tari tradisi) dari desa Sungai Keruh kab Tebo 

Tari Nek Pung dari Tebo

Dengan penetapan tersebut, total keseluruhan Warisan Budaya Jambi yang telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda berjumlah 46 karya.

Menutup wawancara, Gubernur Jambi menyampaikan tekadnya agar lebih banyak lagi warisan leluhur masyarakat Jambi yang mendapatkan pengakuan dari Pemerintah pusat

“ Kedepan saya berharap, akan lebih banyak lagi karya-karya leluhur kita yang diakui dan ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda”, pungkas Fachrori Umar.

Gubernur Jambi bersama Sertifikat Warisan Tak Benda 2019

Program penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sejalan dengan ratifikasi Convention For The Safeguarding of Intangible Cultural Heritage yg kemudian didukung oleh PP no 78 thn 2017 tentang Konvensi Perlindungan Warisan Budaya Takbenda

Reportase: Deny – Asnaw

(sumber DisBudpar Prov.Jambi)

 

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *