banner 728x250

Fachrori “Pentingnya peranan sektor pendidikanuntuk Terapan Tekhnologi Industri”

SPM PRO NEWS Jakarta

Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M. hadir di acara Indonesia Industrial Summit 2019, bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Provinsi Banten, Senin (15/04). 

banner 400x130

Indonesia Industrial Summit 2019 diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mengambil tema “Implementasi Making Indonesia 4.0 Menuju Indonesia Menjadi Negara 10 Besar Ekonomi Dunia” dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Drs.H.M Jusuf Kalla. Event ini digelar untuk meningkatkan pemahaman pemerintah dan pihak-pihak terkait terhadap Industri 4.0 yang mengemuka akhir-akhir ini, agar pemerintah dan pemerintah daerah berusaha mempersiapkan diri menghadapi Industri 4.0 tersebut. 

“Tadi Bapak Wapres Jusuf Kalla menyampaikan, bahwa zaman dahulu dan zaman sekarang tentu berbeda, kita tidak mungkin bisa melawan kemajuan teknologi. Kita harus menganggap kemajuan teknologi merupakan sebuah peluang yang harus kita manfaat untuk kemajuan bangsa ini, ” ujar Fachrori. 

Dengan demikian, lanjut Fachrori, untuk meningkatkan daya saing, selain meningkatkan kualitas produk, terutama produk-produk unggulan Provinsi Jambi, kemampuan menggunakan teknologi merupakan suatu keharusan. 

Selain itu, guna perwujudan terapan tekhnologi industry, Fachrori mengingatkan juga pentingnya kontribusi peranan sektor pendidikan, agar terapan tekhnologi Industri benar-benar dapat membawa perubahan yang positif untuk kemajuan bangsa. 

Sebelumnya Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya, mengatakan, sektor industri sampai saat ini masih menjadi penopang perekonomian domestik bagi negara ini. Sektor industri masih terus berkembang, ini bisa dilihat dari kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih tertinggi dibandingkan sektor-sektor lainnya, yaitu dengan rata-rata 21,30 persen. 

Wapres JK di salah satu stand pameran

“Jadi, belakangan ini banyak yang mengatakan bahwa Indonesia mengalami Deindustrialisasi, itu tidak benar karena sektor industri masih menjadi yang tertinggi pada pendapatan nasional kita dan sektor industri terus berkembang,” tutur Wapres. 

Sedangkan  Menteri Perindustrian RI, Ir.Airlangga Hartanto,  mengemukakan bahwa “Indonesia Industrial Summit 2019” ini bertujuan sebagai forum konsolidasi para pemangku kepentingan agar kita bisa melakukan langkah-langkah strategis dalam melakukan percepatan transformasi digital sektor industri manufaktur.

Reportase : Deny _ Hasan

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *